SUKSES GELAR DI 2 SEKOLAH, JDIH BERBAGI ILMU KINI SAMBANGI SMPN 10 TANJUNGPINANG

1702528424.png

Kota Tanjungpinang - JDIH Berbagi Ilmu bertajuk Pembelajaran Tatap Muka kembali hadir di sekolah yang berlokasi di Kota Tanjungpinang. Setelah mengunjungi SMP Negeri 7 dan SMP Negeri 11 Tanjungpinang, kini Bagian Hukum Sekretariat Daerah Kota Tanjungpinang tiba di SMP Negeri 10 Tanjungpinang yang berlokasi di Tg. Unggat Kec. Bukit Bestari, Rabu (13/12).

Kepala Sub Koordinator Dokumentasi dan Informasi Hukum, Sugiarto, S.H., M.H. menyampaikan bahwa kegiatan JDIH Berbagi Ilmu tersebut sukses setelah digelar di 2 sekolah. "Melihat antusiasme yang tinggi oleh para siswa serta respon yang sangat baik dari para Kepala Sekolah dan Guru, maka hari ini atas permintaan langsung dari pihak sekolah, JDIH Berbagi Ilmu hadir menyambangi SMP Negeri 10 Tanjungpinang", ungkapnya.

Kepala Bagian Hukum, Lia Adhayatni, S.H., M.H. yang memberikan sambutan menyampaikan bahwa para siswa dan siswi juga dapat membuka JDIH Kota Tanjungpinang melalui gadget pada saat berada di rumah. "Di JDIH ada peraturan-peraturan yang bisa di baca serta video-video animasi dan pembelajaran tentang hukum yang bisa dilihat dan disaksikan." ucap Lia. Lia juga menyampaikan harapannya terhadap kegiatan ini, "Mudah-mudahan apa yang kami berikan dapat bermanfaat serta dilaksanakan dan dihayati anak-anak kita semua dalam kehidupan sehari-hari", tambahnya.

Kepala SMP Negeri 10 Tanjungpinang, Yulismar, S.Pd., M.M. menyampaikan apresiasinya terhadapap terselenggaranya kegiatan ini di sekolah tersebut. "Apa yang saya lihat, paparan, dan yang disampaikan dari pihak Bagian Hukum Kota Tanjungpinang dan Kanwil Kemenkumham menyampaikan kepada peserta didik sangat luar biasa dan cukup antusis dibuktikan dengan responsif dari anak-anak kami yang mau bertanya dan mau menjawab secara bergantian." ungkap Yulismar.

Yulismar juga menambahkan bahwa kegiatan ini sangat dibutuhkan oleh peserta didik untuk membantu membentuk karakter yang baik. "Kami sangat butuh sekali kerjasama ini, kami butuh kedepannya ada action yang lebih tertuju dan spesifik sehingga anak bangsa khususnya di sekolah ini nanti mampu mengeluarkan dirinya dari kotak yang kita sebut kenakalan remaja dan akhirnya mereka mengerti ini bukan sekedar informasi hukum tetapi ilmu yang terbagi dapat diamalkan mereka, paham dan dapat dilaksanakan dengan baik", pungkasnya.

 

Dilihat : 166
14 Dec 2023 10:37:24
AAN MARETTA WIBAWA, S.Kom